Cara Mengatasi Malas Belajar
Assalamu’alaikum warohmatullohi
wabarokatuh
Apa kabar semuanya? Semoga sehat wal’afiat
ya… Hari ini, saya sebagai pelajar kelas 10 yang kelas 12 nya sedang
melaksanakan UN otomatis libur di rumah dan sayangnya terasa membosankan sekali
karena liburnya seminggu penuh. Libur seperti ini sering sekali terjadi tahun
ini entah kenapa, sepertinya sudah tiga minggu selalu libur berturut-turut.
Pertama sebelum uts, kedua setelah uts, dan ketiga setelah bagi rapot. Huft…
alhamdulillahirobbil ‘alamiin, hehe, apapun yang terjadi harus senantia
bersyukur, kenapa? Karena Allah suhanahu wa ta’ala sudah menjanjikan akan terus
menambah nikmat jika seseorang bersyukur, waah senangnya hatiku, maka kurangilah
mengeluh kawan!
Dan karena inilah, banyak pelajar
merasakan penyakit malas. Sebelum kita membahas malas sendiri, ini ada doa agar
terhindar dari kemalasan:
Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam biasa membaca do’a:
اللَّهُمَّ
إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ
وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ
“Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal
haromi, wal bukhl. Wa a’udzu bika min ‘adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal
mamaat. (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa
takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung
kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian).” (HR.
Bukhari no. 6367 dan Muslim no. 2706)
Nah, setelah membaca doa itu mari
kita membahas tentang rasa malas ini ya… biasanya rasa ini menyerang seseorang
yang tidak memiliki tujuan yang tentu dan memang waktu luangnya sangat banyak
sehingga dia malas-malasan karena tidak harus mencapai target yang akan
dicapai. Ini sangat berbahaya untuk kaum muda ya, calon penerus bangsa. Untuk menghindarinya,
kita harus:
1. Menentukan Target
Dalam
menentukan target ini, minimalnya satu, lebih baik ingat-ingat saja dalam otak,
dan kita harus bertekad kuat agar tujuan kita bisa tercapai. Misal, aku pengen
kerjain satu soal matematika per hari. Nah, begitu.
2. Menaikkan Target
Setelah
menentukan dan mencapai target, kita harus menaikkan target. Karena jika tidak,
rasa malas akan kembali menyerang, hahaha. Dan ingat, sebaiknya menaikkan
target saat kita benar-benar sudah istiqomah dalam menjalankan target
sebelumnya, ya. Allah subhanahu wa ta’ala menyukai amalan yang sedikit tetapi
rutin dilakukan, ya seperti amalan yang istiqomah itu loh. Misalnya, setelah
berhasil mengerjakan satu soal matematika dalam dua bulan, kita menaikkan
target menjadi dua soal, tiga soal, dan seterusnya. OkesipJ
Sebegitu saja dari saya ya,
wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh…
Komentar
Posting Komentar